Sunday, December 2, 2012

PHP water park



Kembali lagi nih dengan cerita hari ini,.
sumpah bete banget dengan apa yang udah terjadi dari hari kemarin..
Lagi enak-enak nya main dirumah bang ruslan bersama bang rozak, sambil nyari bahan untuk tugas alat tiba-tiba turun hujan.
dengan cuaca yang mendukung dan badan yang lelah karena sudah seharian didepan laptop, kami semua pun tertidur dilantai. Dengan dinginnya lantai yang kami tiduri kami pun bangun untuk pindah ke atas kursi . masih terdengar suara gemericik hujan dan petir yang seakan-akan bersahutan tiba-tiba dari luar ada yang berteriak “banjir..banjir..banjir”  gw pun langsung bangun dan melihat keluar rumah..
air pun hampir memasuki pintu rumah,  langsung saja terpikirkan dengan motor yang masih terparkir diluar rumah..

jlebb.. hanya terdiam tanpa kata melihat motor sudah pada terendam air,.
dengan nada bercanda sambil bilang, jadi gini yang katanya perumahan elite,.
masih aja kena  yang namanya banjir,.
air sudah memasuki pintu rumah, itu tandanya sudah siaga 1, langsung saja merapihkan barang-barang yang ada dilantai agar tidak terbawa air.
setelah sudah aman, ini saatnya kita main air,.



Yeay ..  tanpa memikirkan motor yang masih terendam dan hujan yang masih deras..
salah seorang tetangga ada yang bilang “dirumahnya ga pernah ada banjir ya” gw hanya tersenyum, padahal rumah gw setiap lima tahun sekali pasti datang banjir..
kepikiran kaya gitu jadi inget keadaan dirumah, ga lama kakak sms.
“dmn , dirumah hujan deres nih”
“rumah banjir ga”, tanya ku..
“ ga, belum masuk rumah airnya”
mmm.. dengar keadaan rumah ga ada apa-apa hati jadi lega..


kembali kerumah dengan menuntun motor ke tempat yang lebih tinggi, sambil berdoa tidak terjadi apa-apa dengan sibiru..
Dengan sekali sela, sibiru pun langsung nyala.. alhamdulillah ga mati..
rupanya hujan yang deras membuat jalan-jalan yang menuju rumah digenangi air, si biru sempat  mati ketika melewati genangan air yang sangat tinggi, itu pun gara-gara ada mobil didepan yang berjalan pelan sehingga motor jadi mati, tapi untungnya masih bisa nyala kembali..
dan akhirnya sampai juga di rumah, dengan baju dan celana yang basah oleh derasnya hujan..

udah ah, besok lagi ceritanya..
capek, mau tidur..



No comments:

Post a Comment