Saturday, May 4, 2013

idealisme


“AKSI TANPA TEORI ADALAH ANARKI, TEORI TANPA AKSI ADALAH OMONG KOSONG”

Sebuah kebijakan pemerintah pasti ada nilai positif dan negatifnya tergantung darimana kita melihatnya..


Saya tidak menyalahkan mereka yang datang untuk melakukan aksi atau unjuk rasa, karena itu merupakan sebuah kemarahan, kekesalan dan emosi dari seseorang maupun golongan terhadap sebuah kebijakan pemerintah. Dahulu dan sampai sekarang pun saya merupakan orang yang selalu simpatik dengan yang namanya aksi tapi, untuk ikut aksi kita harus tahu dulu apa yang akan dibahas dan apa yang akan diambil dari pembahasan itu, bukan hanya untuk ikut-ikutan dalam aksi saja.

Terkadang banyak orang yang ikut aksi hanya main-main, biar dibilang hebat ataupun ingin disebut seorang aktivis, mmm... negara ini masih lemah, masih banyak yang harus dibenarkan. Disini dibutuhkan orang-orang yang mempunyai idealisme yang kuat agar bisa melawan semua ketidak adilan di negara ini, bukan orang-orang yang mempunyai idealisme tapi, dininabobokan dengan uang negara.

Ketika sebuah idealisme dipertanyakan.. ?
Idealisme itu harus ditanamkan bukan hanya dan saat kita menjadi seorang mahasiswa saja tapi, idealisme harus tetap ada sampai kapanpun. banyak contoh aktivis-aktivis yang sekarang ada dipemerintahan yang dahulu menjadi seorang penentang kini sekarang malah menjadi orang-orang yang tidak menujukan sifat seorang aktivisnya. Aku selalu berfikir bahwa dunia itu selalu berputar, kadang kita berada diatas dan kadang kita berada dibawah. Mungkin orang-orang yang sekarang menentang sebuah kebijakan mereka selalu memberikan pembenaran-pembenaran tapi, bagaimana ketika ia berada diatas..? apakah idealisme masih dipertahankan..?


Friday, May 3, 2013

#PPL 1


Rasa malas dan jenuh pasti pernah kita rasakan dalam setiap aktifitas yang selalu berulang-ulang kita kerjakan, aku selalu merasakan kejenuhan  setiap terbangun dari tidur, rasa itu selalu hadir seperti layaknya sebuah setan yang sedang membisikan ide-ide jahat kepada manusia,.



Ketika ku terbangun dari tidur indah ku, aku seperti merasa jenuh dan ingin sekali melanjutkan untuk tidur kembali, tapi pada saat titik jenuh itu muncul aku selalu teringat akan sebuah kata-kata yang selalu diucapkan oleh guru pamong ku, beliau selalu berkata kepada seluruh anak didiknya bahwa  “Orang pintar itu banyak, tapi orang yang disiplin itu jarang” sebuah kata-kata yang selalu aku ingat setiap kali aku jenuh untuk berangkat kesekolah, karena aku selalu berfikir bahwa satu kali aku menghalalkan sebuah kemalasan, pasti kemalasan kedua dan ketiga akan selalu muncul atau mungkin akan menjadi sebuah kebiasaan untuk menghalalkannya kemalasan.

Sebenarnya kalau dipikir-pikir rasa jenuh itu hadir pada awalnya saja, awalnya memang jenuh untuk bangun pagi-pagi, berangkat kesekolah lalu mengajar, tapi jika kita jalankan sebuah aktivitas dengan ikhlas semuanya akan terasa ringan, ketika disekolah rasa jenuh itu pun akan hilang dan terhapus akan senyuman serta tingkah laku anak didik kita.

Aku selalu sampaikan kepada anak didik ku bahwa “jadilah lebah untuk orang lain dan jadilah elang untuk dirimu sendiri” karena LEBAH merupakan hewan kecil yang menghasilkan madu yang menyehatkan. Begitu juga dengan kalian, kalian harus menjadi pribadi yang rendah hati, yang terlihat kecil namun bermanfaat banyak bagi banyak orang, karena yang kecil itu belum tentu kecil justru yang besar itu berawal dari pribadi yang kecil. Dan jadilah ELANG untuk dirimu sendiri, karena hanya orang yang mampu mengendalikan dirinya sendiri yang mampu sekses dunia akhirat..