“AKSI TANPA TEORI ADALAH ANARKI, TEORI TANPA AKSI ADALAH OMONG KOSONG”
Sebuah kebijakan pemerintah pasti
ada nilai positif dan negatifnya tergantung darimana kita melihatnya..
Saya tidak menyalahkan mereka
yang datang untuk melakukan aksi atau unjuk rasa, karena itu merupakan sebuah
kemarahan, kekesalan dan emosi dari seseorang maupun golongan terhadap sebuah
kebijakan pemerintah. Dahulu dan sampai sekarang pun saya merupakan orang yang
selalu simpatik dengan yang namanya aksi tapi, untuk ikut aksi kita harus tahu
dulu apa yang akan dibahas dan apa yang akan diambil dari pembahasan itu, bukan
hanya untuk ikut-ikutan dalam aksi saja.
Terkadang banyak orang yang ikut
aksi hanya main-main, biar dibilang hebat ataupun ingin disebut seorang
aktivis, mmm... negara ini masih lemah, masih banyak yang harus dibenarkan. Disini
dibutuhkan orang-orang yang mempunyai idealisme yang kuat agar bisa melawan
semua ketidak adilan di negara ini, bukan orang-orang yang mempunyai idealisme
tapi, dininabobokan dengan uang negara.
Ketika sebuah idealisme
dipertanyakan.. ?
Idealisme itu harus ditanamkan bukan hanya dan
saat kita menjadi seorang mahasiswa saja tapi, idealisme harus tetap ada sampai
kapanpun. banyak contoh aktivis-aktivis yang sekarang ada dipemerintahan yang dahulu
menjadi seorang penentang kini sekarang malah menjadi orang-orang yang tidak
menujukan sifat seorang aktivisnya. Aku selalu berfikir bahwa dunia itu selalu berputar,
kadang kita berada diatas dan kadang kita berada dibawah. Mungkin orang-orang
yang sekarang menentang sebuah kebijakan mereka selalu memberikan pembenaran-pembenaran
tapi, bagaimana ketika ia berada diatas..? apakah idealisme masih
dipertahankan..?

No comments:
Post a Comment